PONPES JABAL HIKMAH WISUDA 96 LULUSAN DAN 15 SANTRI TAHFIDZUL QURAN JUZ 30

PONPES JABAL HIKMAH WISUDA 96 LULUSAN DAN 15 SANTRI TAHFIDZUL QURAN JUZ 30
Santri Wisudawan
PONPES JABAL HIKMAH WISUDA 96 LULUSAN DAN 15 SANTRI TAHFIDZUL QURAN JUZ 30

| Oleh Mahdan

EXPOSE.JABALHIKMAH.ORG – Pondok Pesantren Jabal Hikmah gelar Acara Milad ke-14 dirangkaikan dengan Yudisium dan Wisuda Santri Lulusan yang terdiri dari 26 Lulusan RA, 24 Lulusan MI, 26 Lulusan SMP Islam dan 20 Lulusan MA Plus Keterampilan Jabal Hikmah, serta 15 Santri wisuda Tahfidzul Qur’an Juz 30 tahun akademik 2020-2021, pada Senin (28/06/2021).

Acara berlangsung di Lapangan Utama Pondok Pesantren Jabal Hikmah Dusun Penye Bat Desa Suwangi Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Dalam acara tersebut, turut hadir sekretaris Forum Kerjasama Pondok Pesantren (FKSPP) Lombok Timur, pimpinan Pondok Pesantren, penjabat Desa, dan Tuan Guru, serta wali santri wisuda.

Dalam acara milad ini wisuda terpisah untuk jenjang RA, dengan MI, SMP dan MA digabung jadi satu acara bersama.

Acara milad yang ke 14 ini dilaksanakan tetap mengikuti protocol kesehatan, para santri, tamu undangan dan wali diwajibkan menggunakan masker.

Pihak panitia juga membatasi wali santri yang hadir, hanya membolehkan 1 wali per santri yang diwisuda.

Dalam sambutan pimpinan pondok pesantren Jabal Hikmah, Ust. Mashar, S.Pd, menyebutkan bahwa pada tahun ini Jabal Hikmah telah berhasil mewisuda 96 Santri dan 15 Hafidz/hafidzah juz 30.

“pada hari ini kami menamatkan sekitar 96 Santri terdiri dari MAPK Jabal Hikmah, SMP Islam Jabal Hikmah, kemudian MI Jabal Hikmah dan RA Jabal Hikmah, tadi dari jam 8 sampai jam 10 kami melangsungkan prosesi wisuda anak-anak kami dari RA Jabal Hikmah”. sambutannya.

Dalam kesempatan itu juga pimpinan pondok menjelaskan bahwa di jabal hikmah tidak ada tokoh yang bisa di tonjolkan seperti pondok-pondok Besar, jabal hikmah hanya memiliki pemuda yang bekerja dan mengabdi demi tujuan mencardaskan anak bangsa, sehingga banyak program-program yang terlaksana dengan baik. “Bapak-bapak / ibu-ibu melihat dibelakang kami tidak ada orang-orang yang hebat, di jabal hikmah hanya ada orang-orang yang bekerja untuk mencerdaskan anak-anak kita, dibelakang kami tidak ada seperti pondok pesantren Diaul Fikri, tidak ada seperti Tuan Guru Saparwadi, dibelakang jabal hikmah hanya ada anak-anak muda yang bekerja demi mencerdaskan anak bangsa, dan untuk mencerdaksan anak bangsa tidak cukup dengan satu orang, tapi semua pihak harus terlibat dari semua itu, yang Alhamdulillah semua itu program-program kami dapat direncanakan dengan baik, dilaksanakan dengan baik dan kami evaluasi setiap tahunnya”. Tambahnya.

Sementara itu, sambutan Sekretaris FKSPP Lombok Timur TGH. Ruslan Gunawan, LC. menjelaskan fungsi dan hasil kerja dari FKSPP, banyak pondok pesantren yang telah mendapatkan beasiswa santri kurang mampu dari bupati Lombok Timur, dan FKSPP ini telah menyerahkan Draf Peraturan untuk Pondok pesantren Lombok Timur dan telah diserahkan ke DPR dan Gubeurnur.

“FKSPP ini lahir adalah untuk membackup hak-hak pondok pesantren”. ucapnya.

“FKSPP juga telah mengajukan Draf Peraturan Pondok Pesantren di Lombok Timur ke DPR dan Bupati, sehingga keberadaan pondok pesantren ini secara administrasi tercatat dan terdata di pemerintah.”, tambah pimpinan Pondok pesantren Diaul Fikri.

“Dan alhamdulillah kemarin bapak bupati telah menandatangani penerima beasiswa santri sebanyak 40 pondok pesantren yang santrinya menjadi penerima beasiswa santri” lanjutnya.

Turut hadir dari pihak Desa yang diwakilkan oleh sekretaris desa, meminta para santri yang telah tamat atau masih pendidikan untuk terus belajar sehingga nantinya setelah di kampungnya akan berguna dan bisa membantu masyarakat disana.

"Dekatkan diri kalian dengan para guru atau ustadz agar semangat belajar kalian meningkat dan melekat para diri ananda semua, nantinya kalian bisa berguna di masyarakat” tegasnya pada saat memberikan sambutan.

Kemudian terakhir pengajian Milad ke 14 Jabal Hikmah, diisi oleh TGH. Saparwadi, QH. Dalam tausiahnya, beliau mengajak kita semua untuk terus meningkatkan amal ibadah kita, mengingat orang tua, guru kita, sehingga kita tidak lupa dengan diri kita masing-masing.