Cerpen - PERTAMA KALI MASUK KE JABAL HIKMAH

Oleh By Suci Widiana Oktavia

Cerpen - PERTAMA KALI MASUK KE JABAL HIKMAH

PERTAMA KALI MASUK KE JABAL HIKMAH

By : BAIQ SUCI WIDIANA OKTAVIA

 

             Pada awalnya saya tidak mengetahui tentang adanya pondok pesantren jabal hikmah, hingga pada suatu hari ada seorang kakak bersama teman-temanya datang ke sekolah saya. Pada saat itu saya baru kelas 6 SD semester akhir, pada awalnya saya belum tau kakak-kakak itu dari sekolah mana dan apa tujuannya datang ke sekolah ini.

               Ketika kakak-kakak itu datang, ibu guru langsung mengumpulkan seluruh siswa kelas 6 di dalam kelas, kakak-kakak itu langsung masuk ke kelas kita, saya agak terkejut karna kenapa tidak semua siswa yang dikumpulkan, kenapa hanya kelas 6 saja. Saat pertama masuk kakak-kakak itu langsung memperkenalkan dirinya masing-masing. Setelah memperkenalkan diri kakak-kakak itu langsung membuka peralatan yang dibawa seperti kamera dan LCD, saya pikir ada apa ternyata kakak itu menunjukan sebuah gambar, lebih tepatnya beberapa jenis gambar .

                  Pada awalnya saya tidak tau itu gambar apa, tapi setelah dijelaskan oleh mereka, ternyata itu adalah gambar dari sebuah pondok pesantren. Pondok tersebut adalah Pondok Pesantren Jabal Hikmah. Mereka itu juga menunjukan foto tentang kegiatan yang sering dilakukan di Pondok Pesantren Jabal Hikmah, mulai dari kegiatan keseharian hingga kegiatan yang menjadi tradisi Pondok Pesantren Jabal Hikmah.

                  Kegiatan yang menjadi tradisi di Pondok Pesantren Jabal Hikmah yaitu Pentas Seni, pada saat itu saya tidak mengerti lebih tepatnya tidak tau apa itu pentas seni dan bagaimana pentas seni itu, karna seumur hidup saya, saya belum pernah melihat yang namanya pentas seni apalagi mengikuti acara pentas seni. Kakak-kakak itu bilang kalau pentas seni itu mengasyikkan dan seru, karna pada saat pentas seni itu semua banyak orang yang datang untuk melihat acara pentas seni tersebut, termasuk wali murid.

                  Kata mereka, ketika melaksanakan pentas seni semua wali murid wajib menghadiri acara pentas seni, agar melihat anak-anak mereka yang sedang tampil di atas panggung. Ketika kakak-kakak itu selesai menjelaskan ceritanya, mereka itu langsung menutup ceritanya dan langsung salam berpamitan kepada kita semua termasuk bapak dan ibu guru di sekolah.

                  Seketika itu saya berpikir tujuan mereka itu datang ke sini adalah mempromosikan sekolah Pondok Pesantren Jabal Hikmah kepada kita agar kita tertarik sekolah ke sana, dan disana saya juga berfikir untuk melanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren Jabal Hikmah. Ada beberapa teman saya yang juga ingin melanjutkan sekolah ke sana, rasanya keingina saya sekolah ke Pondok Pesantren Jabal Hikmah semakin besar dengan adanya teman-teman saya.

                  Akhir yang di tunggu-tunggu pun tiba yaitu hari kelulusan, saya dan teman-teman  saya akhirnya lulus. Disaat waktu pendaftaran, Mereka saya sudah mendaftar sekolah, sedangkan saya belum. Saya belum berani  berbicara kepada kedua orang tua saya mengenai  saya ingin sekolah ke Pondok Pesantren Jabal Hikmah. Karna pada saat itu kedua orang tua saya menyuruh saya sekolah ke pondok lain, saya takut kalau nanti kedua orang tua saya merasa tidak dihargai dengan keputusan  saya ini. Hingga pada suatu hari saya memberanikan diri untuk berbicara kepada kedua orang tua saya mengenai keinginan saya ini.

                 Setelah berbicara panjang lebar, akhirnya kedua orang tua saya menyetujui keinginan saya, dan saya pun pergi daftar sekolah ke Pondok Pesantren Jabal Hikmah dengan ditemani  ibu saya sendiri. Sebelum saya diterima untuk menjadi santri Pondok Pesantren Jabal Hikmah saya di uji dulu, bukan hanya saya tapi juga semua teman-teman yang daftar ke jabal hikmah, ujiannya tidak terlalu sulit juga  cuman dikasi beberapa pertanyaan saja.

                  Akhirnya saya lulus di ujian ini, teman-teman saya juga lulus, saya merasa senang karna saya sudah diterima menjadi  santri Pondok Pesantren Jabal Hikmah.

                  Pada hari pertama saya masuk sekolah di Pondok Pesantren Jabal Hikmah, ini pertama kalinya saya masuk pondok ini. Perasaan saya sekolah di pondok ini rasanya campur aduk, kayak ada rasa senang, sedih karna terharu, kayak nggak nyangka gitu saya sekolah di sekolahan yang saya inginkan. Hari pertama sekolah kita semua saling berkenalan dan ditanya dari lulusan mana, kemudian kita  semua di suruh kumpul di satu ruangan yaitu musholla oleh kakak pembina, karna pada saat itu Babak kepala sekolah yaitu pak Mashar, S.pd.  ingin menyampaikan sebuah cerita atau kisah pertama dibangunnya Pondok Pesantren Jabal Hikmah sampai saat ini. Saya merasa nyaman sekolah di Pondk Pesantren ini karna saya merasa kita semua yang ada di pondok ini adalah keluarga.

Inilah awal mualanya saya mengenal dan masuk ke pondok ini  hingga perjalanan saya sekolah di sini .