Santri Jabal Hikmah dapat vaksin Covid-19

Santri Jabal Hikmah dapat vaksin Covid-19
pemeriksaan berkas dibantu OSJH bagian Kesehatan Santri

Oleh : 

expose.jabalhikmah.org - Santri dan santriwati Pondok Pesantren Jabal Hikmah jenjang SMP dan MA serta dewan guru menerima vaksin covid-19 dosis pertama. Tidak hanya santri dan guru, masyarakat sekitar Pondok Pesantren juga datang untuk menerima vaksin.

Pelayanan vaksinasi covid-19 bagi santri Jabal Hikmah dilaksanakan oleh tim Vaksinasi Puskesmas Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Jenis vaksin yang digunakan adalah jenis vaksin sinovac.

Pelayanan vaksinasi dosis pertama untuk santri jabal hikmah dilaksanakan di depan ruang Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) Jabal Hikmah. (Jum’at, 15/10/2021)

Kegiatan vaksinasi ini disambut baik oleh warga pondok pesantren dan masyarakat sekitar, mereka datang demi mendapatkan suntikan vaksin covid-19.

Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Hikmah, Ust. Mashar, S.Pd., sangat berterima kasih kepada pihak puskesmas kecamatan sakra yang sudah bersedia datang ke Jabal Hikmah untuk memberikan pelayanan Vaksinasi Covid-19 untuk santri dan dewan guru yang belum menerima vaksin covid-19.

Mashar mengatakan, demi membantu pemerintah dalam mensukseskan semua penduduk mendapatkan vaksin, semua santri yang sudah berusia 12 tahun ke atas harus mendapatkan vaksin. “Alhamdulillah, di jabal hikmah sudah memenuhi target, sebanyak 140 dosis telah disuntikkan, kami kerahkan santri yang SMP Islam yang umur 12 tahun keatas dan semua Santri MA Plus Keterampilan untuk mendapatkan vaksinasi dosis pertama”, katanya.

Menurut salah satu dewan guru, Muhammad Fahrurrozi, QH., mengatakan pelayanan vaksinasi yang dilakukan di sekolah sangat membantu santri dan masyarakat yang tidak punya waktu untuk datang ke puskesmas dan kantor camat. “Pelayanan vaksinasi ini sangat membantu kami yang setiap waktu menjaga siswa, sorenya ke kampus untuk kuliah, syukur ada kegiatan ini jadi kami bisa mendapatkan vaksin, kita lihat juga banyak masyarakat yang datang, munkin mereka juga tidak bisa datang ke kantor camat” kata Kepala Asrama itu.